
PAMEKASAN (21/12) Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Habib Salim Segaf Al-Jufri hadir dalam pertemuan para Habaib dan Alim Ulama’ di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan sabtu siang tadi.
Nampak hadir antara lain tuan rumah KH. Rofi’i Baidlawi, lalu KH Ra Abdul Hakam dari Pesantren Darul Jihad Cendana-Kadur, Habib Faisol Fad Ad Ketua Rabithah Alawiyah, KH Mahfudz Syaubari dari Pesantren Riyadhul Jannah Mojokerto, KH Abdul Aziz Muhammad Sahid dari Ponpes Al-Inayah Pegantenan, dan banyak lagi Habaib serta Alim Ulama’ lainnya.
Sedangkan Habib Salim didampingi oleh para pengurus PKS antara lain Ketua Umum DPW Jatim Irwan Setiawan, Ketua DPW Daerah Madura Abdullah, dan Ketua Umum DPD Pamekasan Ahmad Jailani. Juga Anggota DPR RI Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis dan Tim Advokasi Hukum DPW PKS Jatim Dani Setiawan SH dan Arip Imawan SH.
Dalam kesempatan tersebut para ulama menyampaikan beberapa aspirasi, antara lain masukan tentang Undang-undang Pesantren. Yakni agar Undang-undang ini tetap menjaga marwah para Ulama’ sehingga tetap memiliki independensi dan terhindar dari kriminalisasi. Peran sentral para Kyai di pesantren-pesantren harus tetap dilestarikan agar bisa menjaga nilai-nilai luhur pesantren dan tidak tergerus zaman.
Selain itu, perlu dijaga kekhasan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki khazanah tersendiri. Selama ini pesantren adalah alternatif pendidikan bagi masyarakat yang menginginkan sistem dan kurikulum yang berbeda bagi putra-putri mereka. Sehingga dalam perkembangannya tiap-tiap pesantren memiliki keunikan masing-masing sesuai kultur masyarakat setempat dan tradisi yang sudah berjalan lama.









