BANYUWANGI- Selama tiga hari Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan berkeliling dati satu majelis ke majelis yang lain. Hari ini, Ahad 16 Juli 2023 hadir memenuhi undangan Haul Syekh Abu Bakar bin Salim di Banyuwangi.
Irwan memulai perjalanan Jumat 14 Juli 2023 lalu di Haul Ibu Hj Muslihah di Rumah kasepuhan komplek Hasan Munadi Bangli Gunung Gangsir Bangil Kabupaten Pasuruan.
Irwan hadir memenuhi undangan Wakil ketua BPU DPP PKS KH Mahmud Mahfudz di kediamannya.
Dalam pertemuan itu Irwan mendapatkan kesempatan bersilaturahim dengan KH M Maimun Siraj yang pernah menjadi Ketua DPRD Kab Sidoarjo.
“Alhamdulillah, dapat banyak nasihat dari Kiai Maimun yang juga politisi senior,” ujarnya.
Hari berikutnya, Irwan melanjutkan memenuhi undangan di kegiatan Tabligh Akbar dan Munajat Kebangsaan yang digelar Aliansi Ulama Tapal Kuda (Autada) di Bondowoso.
Ribuan jemaah bersama-sama melantunkan dzikir dan sholawat menyejukkan malam di Bondowoso. Mengetuk pintu langit untuk Indonesia.
Dalam majelis yang mulia itu, Irwan bertemu dengan banyak ulama dari kalangan kiai dan habaib.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri Tabligh Akbar dan Munajat Kebangsaan dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah. Bersyukur bertemu para habaib dan kiai,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini memberi semangat tersendiri untuk menguatkan perjuangan PKS membangun Indonesia.
Terlebih, dalam majelis itu, Irwan mendapatkan titipan pesan khusus dari pembina Autada KH Ali Badri Zaini.
“Kiai Ali Badri berpesan agar PKS terus istiqomah dan berjuang untuk Indonesia,” kata Irwan.
Hari ini, Ahad 16 Juli 2023, pria 47 tahun itu melanjutkan memenuhi undangan Haul Syekh Abu Bakar bin Salim di Banyuwangi.
Ribuan jemaah juga berkumpul, melantunkan dzikir, doa dan mendapatkan nasihat dari habaib dan kiai.
Di depan ribuan jemaah, Habib Taufiq bin Abdul Kadir Assegaf memberi nasihat tentang bagaimana menjadi pribadi yang dicintai Allah.
“Ada ulama yang setelah mengumpulkan 4000 hadist, ia kemudian hanya mengambil satu hadist yang menurutnya cukup untuk diamalkan,” kata Habib Taufiq.

Ia menjelaskan, hadist itu menjelaskan bagaimana mengambil secukupnya kebutuhan untuk dunia, mengambil secukupnya, berbuat yang sepadan dengan apa yang diberikan Allah, dan berupaya yang cocok dengan ukuran menghindarkan diri dari api neraka.
Sementara Pengasuh Ponpes Wali Songo Situbondo, KHR Moh Kholil As’ad yang hadir turut memberikan tausiyahnya.
Kiai Kholil menjelaskan bagaimana kita bisa belajar menjaga hati dari sholat.
“Semua yang ada dalam sholat mengajarkan kita menjaga hati. Hingga bacaan fil alamina innaka hamiidummajiid sebagai bacaan akhir sholat sebagai puncak pujian untuk Allah,” jelasnya.
Di kegiatan Haul Syekh Abu Bakar bin Salim ini, Irwan juga bertemu dengan Pimpinan Majelis Istighotsah dan Sholawat Terak Mancorong Situbondo Habib Ali Assegaf.
Tiga hari perjalanan mengikuti kegiatan haul dan majelis dzikir dan sholawat, Irwan mengaku mendapatkan semangat tersendiri.
“Alhamdulillah perjalanan tiga hari ini istimewa. Banyak dzikir, sholawat, doa dan tausiyah dari habaib dan kiai. In syaa Allah semakin menguatkan perjuangan PKS,” pungkas Irwan.{}









