frontpage hit counter
Beranda Kabar Jatim Pemkab Jember Dinilai Lemot Serahkan Data Masyarakat Terdampak

Pemkab Jember Dinilai Lemot Serahkan Data Masyarakat Terdampak

Komisi E DPRD Jatim Monitoring Penanganan Covid 19

JEMBER – Jember satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang dianggap lemot dalam mengirim data warganya calon penerima menerima bantuan sosial dari Pemprov Jawa Timur. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Monitoring dari Komisi E DPRD Jawa Timur, Artono saat melakukan monitoring penanganan dan penyerapan bantuan kepada warga dari Dinas Sosial Pemprov Jatim di wilayah Bakorwil V Jember, Selasa (16/6).

”Jember satu – satunya Kabupaten dari 38 Kabupaten/Kota yang terlambat menyerahkan datanya, sehingga bantunnya tidak segera sampai kepada masyarakat. Kami dalam menyalurkan bantuan berdasarkan data yang diajukan masing – masing Kabupaten/Kota se Jawa Timur,” ujar Artono politisi dari PKS sekaligus Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim.

Berdasarkan informasi yang diterima Artono, Jember kurang 20 ribuan yang belum ada datanya, sedang 26 ribu sudah ada datanya. ”Ini yang kita tunggu lama dari Jember, sedang Kabupaten/Kota lainnya sudah mengajukan. Padahal kita akan mentransfer bantuan berdasarkan data itu,” tegas Artono.

Artono juga menjelaskan, target Provinsi Jawa Timur sekitar 750 ribu KK yang akan menerima bantuan melalui Dinas Sosial Provinsi kepada Dinas Sosial Kabupaten/Kota. Sedang penerima BPNT ditarget 300 ribu se Jawa Timur.

Saat disinggung kedatangannya di wilayah Bakorwil V Jember, legeslator asal Dapil Jember – Lumajang mengaku sedang melakukan monitoring penanganan Covid 19 menjelang New Normal. Artono menjelaskan, dirinya melakukan monitoring ke seluruh Kabupaten/Kota se Jawa Timur, termasuk di wilayah Bakorwil V Jember. Provinsi Jawa Timur telah menganggarkan Rp2,3 triliun dalam penanganan Covid 19 ini. Sebagai anggota dewan, untuk ikut memonitor sejauh mana bantuan yang sudah tersalurkan benar – benar sampai kepada masyarakat. Bagaimana penanganan Covid 19 di masing – masing daerah, apa sudah sesuai bantuan APD yang bersumber dari APBD Jawa Timur. Berapa jumlahnya, kalau tak sesuai kami tanyakan kepada Gubernur,” pungkas Artono.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kab Jember, Gatot Triyono, saat dihubungi terkait dengan temuan Tim Monitoring Komisi E DPRD Jawa Timur terkait lambatnya penyerahan data masyarakat penerima bantuan dari Provinsi Jatim mengaku belum dapat informasi dari dinas terkait. ”Saya belum dapat info itu,” ujar Gatot melalui pesan Whatshappnya kemarin.

(Disunting dari harianbhirawa.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Informasi Terbaru

Kurban Saat Pandemi, PKS Jatim: Saat Tepat Berbagi dan Melayani

SURABAYA (3/8) Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jatim melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H ini. Sebanyak 261 sapi...

Lilik Minta Bank Jatim Bersikap Adil Terhadap BPR Bank UMKM

SURABAYA.  Anggota DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi Keadilan Bintang Nurani,  Lilik Hendarwati menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman. Dengan...

Esai Hari Anak: Meningkatkan Imunitas Tak Sekedar Fisik

Oleh: Lina Ariyani, S.Si.,Apt. Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS Jawa Timur   Hari Anak Nasional kali ini kita peringati dengan suasana yang sangat berbeda. Anak-anak...

Selamat Jalan, Dokter Ali

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah wafat dr. M. Ali Arifin pada hari Sabtu, 18 Juli 2020 pukul 18.46 WIB di Sidoarjo karena sakit,...

e-Newsletter Gapura Keadilan Edisi Juni 2020

Untuk mendapatkan e-Newsletter Gapura Keadilan Edisi Juni 2020 silakan klik tautan berikut. e-Newsletter Gapura Keadilan Edisi Juni 2020