Sebanyak 120 kader PKS Jawa Timur dari empat daerah mengikuti Fun Kembara Dasar 1 di Kawasan Kelapa, Tuban, Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk memperkuat kapasitas, ukhuwah, solidaritas, dan kesiapan kader dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Peserta berasal dari DPD PKS Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik. Berlangsung di alam terbuka, kegiatan diisi dengan briefing, apel, serta berbagai aktivitas kelompok yang mendorong kerja sama, kedisiplinan, dan kekompakan antarkader.
Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi. Karena itu, proses pembinaan harus mampu melahirkan kader yang tidak hanya memahami nilai-nilai perjuangan partai, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

“Perkaderan adalah jantung organisasi. Kualitas dan kesinambungan perjuangan Partai Keadilan Sejahtera sangat ditentukan oleh sejauh mana kita mampu membina, menempa, dan meningkatkan kapasitas kader-kadernya,” kata Syadid.
Menurut Syadid, kaderisasi juga harus membentuk kader yang memiliki kepekaan sosial, kemampuan manajerial, serta kesiapan mental untuk menjadi pelayan masyarakat. Kader tidak boleh hanya kuat dalam pemahaman ideologi dan kepemimpinan, tetapi juga harus mampu membaca persoalan dan menghadirkan solusi.
“Harus siap hadir di tengah masyarakat, membela hak-hak publik, dan menawarkan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.
Syadid juga berpesan kepada para peserta untuk menyerap ilmu, memperluas wawasan, dan memperkuat sinergi. Di sisi lain, ukhuwah dan kedisiplinan harus terus dijaga agar kader mampu bekerja secara santun, kolaboratif, dan dapat diandalkan.
Ia mengapresiasi panitia dan para instruktur yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Syadid berharap seluruh proses yang dijalani peserta menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
“Semoga setiap peluh dan ikhtiar kita bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” pungkasnya.{}









