Radar Surabaya, Selasa 18 Oktober 2011
PEMBAHASAN draf Rancangan APBD (R-APBD) Jatim 2012 berkekuatan Rp 12,157 triliun, rawan persekongkolan. Itu diakui sendiri Anggota DPRD Jatim Ahmad Jabir. Pasalnya,hingga kini hampir semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) belum juga menyerahkan RKA (Rencana Kegiatan Anggaran) sebagai dasar penyusunan APBD pada semua anggota dewan.
Jabir mengatakan, sikap SKPD-SKPD tersebut patut dicurigai. Padahal, gubernur sudah lama menyampaikan nota keuangan RAPBD 2012 yang disusul dengan pemandangan umum (PU) fraksifraksi. Tapi, hingga kini, seluruh SKPD belum juga memberikan RKA-nya.
“Saya khawatir ini memang disengaja atau dikondisikan agar peran dan fungsi dewan dalam pengawasan terhadap kinerja eksekutif tidak maksimal,” tegas Jabir, kemarin (17/10)
Bagi Jabir, dokumen RKA tersebut adalah sangat penting karena dapat menjelaskan secara utuh tentang indikator kinerja sebuah kegiatan. Dalam dokumen tersebut tidak hanya menyajikan input dan output kegiatan, tapi juga bisa menjelaskan outcome (hasil), benefit (manfaat), dan impact (pengaruh) dari sebuah kegiatan terhadap masyarakat dan pembangunan.
“Bila dokumen itu tetap diberikan, pembahasan RAPBD ini bukan hanya akan rawan terjadinya pengkondisian tapi juga kurang menyentuh substansinya,” papar poltisi PKS tersebut,
Dewan, tambah Jabir, akan terpasung pada pencermatan di permukaan saja. Sehingga pembahasan RAPBD hanya akan mengarah sekadar basabasi. Bahkan tak menutup kemungkinan pembahasan RAPBD mengarah pada sekadar tawar menawar angka saja. “Jika ini terjadi, maka akan membuka peluang ke arah dagang sapi,” paparnya lagi. Kalau hal ini terjadi, ungkap Wakil Ketua Badan Legislatif (Banleg) ini, jelas akan sangat merugikan pembangunan dan hajat hidup masyarakat Jatim.
Karena itu, ia mendesak seluruh anggota dewan untuk tidak melakukan pembahasan sebelum dokumen RKA dan RAPBD 2012 disampaikan ke seluruh anggota DPRD. Dengan catatan, dokumen tersebut tidak hanya diberikan kepada anggota banggar saja seperti yang sekarang terjadi, tapi seluruh anggota yang ada. (rou)








