Sebuah strategi politik baru saja lahir dari tangan dingin Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana. Buku berjudul “AKSELERASI JAWA TIMUR: Menuju 2029 dengan Semangat Zero Mission dan Militansi Tanpa Batas” ini bukan sekadar catatan refleksi.
Buku ini mengupas tuntas transformasi PKS Jawa Timur dari partai yang sering dianggap eksklusif menjadi kekuatan politik yang inklusif, kolaboratif, dan sangat diperhitungkan di “Bumi Majapahit”.
Satu hal yang paling memancing rasa penasaran dalam buku ini adalah konsep “Zero Mission”. Bagus Prasetia Lelana mendefinisikannya sebagai sebuah etos kerja politik di mana setiap penugasan harus diselesaikan hingga titik nol, tanpa sisa, tanpa celah kegagalan.
”Di Jawa Timur, pendekatan humanis jauh lebih efektif dibandingkan agitasi politik yang keras. Kita hadir bukan sebagai orang asing, tapi sebagai bagian dari solusi nyata atas persoalan rakyat, mulai dari krisis kesehatan hingga bencana alam,” tulis Bagus dalam narasi bukunya.
Buku ini juga mengungkap rahasia di balik kemesraan PKS Jatim dengan berbagai elemen masyarakat. Bagus membawa gagasan Politik Jalan Tengah. Ia menegaskan bahwa membangun provinsi sebesar Jawa Timur tidak bisa dilakukan dengan cara “jalan sendiri”.
Dalam bab mengenai kolaborasi, ia membedah bagaimana PKS memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, mendukung dengan loyalitas namun tetap kritis dan konstruktif. Bagus menginstruksikan kadernya untuk “membuka pintu komunikasi seluas-luasnya” dan membuang jauh-jauh sikap eksklusif yang selama ini melekat.
Bagi mereka yang ingin tahu bagaimana PKS menjaga nyala militansi kadernya, buku ini adalah jawabannya. Bagus menceritakan bagaimana energi para kader dikonversi menjadi gerakan sosial yang masif.
Dari pelosok desa hingga hiruk-pikuk kota, militansi ini digerakkan oleh satu keyakinan: bahwa politik adalah sarana pengabdian yang tak boleh berbatas pada urusan elektoral semata.
Buku ini menawarkan lebih dari sekadar teori politik. Pembaca akan disuguhi analisis penetrasi kultural, Cara PKS merebut hati swing voters di Jatim.
Selain itu, buku ini menjelaskan tentang Arsitektur Organisasi, tentang bagaimana mengelola struktur DPD hingga DPC agar tetap solid dan akseleratif.
Juga tentang visi masa depan, desain besar PKS Jatim menyambut estafet kepemimpinan nasional di 2029.
”Politik bukan soal menang-kalah, tapi soal seberapa besar akselerasi kemaslahatan yang bisa kita ciptakan bagi rakyat,” tegas Bagus Prasetia Lelana.
Buku Akselerasi Jawa Timur kini telah tersedia dan menjadi bacaan wajib bagi siapa saja, khususnya kader PKS yang ingin memahami peta kekuatan politik masa depan di Jawa Timur. Agar bisa mengintip “dapur strategi” salah satu partai paling militan di Indonesia ini.
Download segera versi PDFnya dengan meng-klik tautan di bawah ini.{}









