
Fraksi PKS DPRD Jawa Timur sebagai kepanjangan tangan DPW PKS Jatim di parlemen menunjukkan komitmen keberpihakan mereka kepada rakyat. Hal itu dibuktikan F-PKS DPRD Jatim dengan menolak kebijakan pemerintah menaikan sejumlah kebutuhan hidup seperti tarif dasar listrik (TDL), pengurusan STNK dan BPKB serta Bahan Bakar Minyak (BBM).
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim, Irwan Setiawan menegaskan, sikap fraksi jelas menolak kenaikan harga kebutuhan hidup tersebut. Pasalnya, kondisi perekonomian secara global saat ini masih terpuruk dan daya beli masyarakat juga lemah. Karena itu tidak tepat dalam kondisi seperti ini pemerintah malah menaikan tarif kebutuhan hidup rakyat.
“Fraksi PKS di DPRD Jatim mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga. Justru seharusnya pemerintah menurunkan tarif kebutuhan hidup rakyat, sebab daya beli masyarakat masih lemah,” tegas politisi PKS yang akrab disapa Kang Irwan itu, Senin (23/1/2017).
Sikap penolakan Fraksi PKS terhadap kenaikan harga itu tak hanya sebuah retorika. Terbukti secara terbuka mereka mensosialisasikan sikap fraksi kepada masyarakat. Diantaranya dengan memasang spanduk menuntut pembatalan kenaikkan harga-harga di sejumlah sudut kota di Surabaya. Diantaranya di pertigaan rolak Gunung Sari dan di Jalan Raya Indrapura. (tb)
(dikutip dari parlemenjatim.com)









