Untuk meningkatkan peran politik perempuan di Jatim, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jatim menggelar Diklat Peningkatan Kapasitas Anggota Perempuan, Sabtu, 27 November 2021.
Ketua BPKK DPW PKS Jatim Lina Ariani menyampaikan bahwa kaum perempuan juga harus punya andil dalam menjaga bangsa. Karenanya, diklat ini diharapkan bisa mengupgrade anggota perempuan PKS di seluruh Jawa Timur.
“Kita kaum perempuan juga harus punya andil dalam menjaga bangsa, bagaimana jati diri kita yang mencerminkan PKS,” tegas Lina kepada 360 peserta yang hadir.
Kegiatan ini, Lina menyampaikan diikuti seluruh pengurus BPKK PKS di seluruh kabupaten/ kota di seluruh Jawa Timur. Dalam kegiatan itu, Lina juga menyampaikan terima kasihnya kepada dr. Santi Majid, Ketua Deputi Peningkatan Kapasitas Anggota Perempuan sebagai Ketua Panitia Agenda tersebut.
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengurus dan anggota PKS perempuan harus berdaya dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Ia berpesan, perempuan PKS harus punya jiwa pemimpin yang mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena, proses digitalisasi, menurutnya, mengubah perilaku dan budaya manusia.

“Pemimpin saat ini harus bisa memanfaatkan teknologi informasi secara efektif. Apalagi para anggota dan followernya adalah gen millennial dan gen z yang memiliki pola kerja dan pengalaman yang berbeda,” tegasnya.
Karenanya, ia menyampaikan perlu pendekatan dan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan generasi ini agar kepemimpinan menjadi efektif.
Menurut pria 45 tahun ini, jalan menuju kepemimpinan dimulai dengan memimpin diri sendiri, membentuk diri sendiri dengan nilai-nilai kepemimpinan.
Menurutnya, tugas pertama seorang tokoh adalah membangun karakter ini dalam pribadinya. “Ingat bahwa dalam semua jabatan publik di negeri kita, selalu ada persyaratan pertama: Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini menandakan bahwa kesalehan pribadi adalah jalan pertama menuju kepemimpinan dan ketokohan,” tegasnya.
Selain itu, Irwan juga berpesan kepada peserta yang hadir untuk membangun tim kerja yang efektif dan produktif.
Tak hanya itu, menurutnya upaya untuk terus mengokohkan dan menguatkan keluarga adalah hal yang penting bagi seorang pemimpin.
“Keluarga adalah laboratorium kepemimpinan. Keluarga yang damai atau yang biasa dikenal dengan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah akan memberikan motivasi pada seseorang untuk memimpin dengan baik; emosinya terkendali, bijak dan mendidik,” pesan pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 2 periode itu.
Tak hanya itu, Irwan juga meminta para anggota PKS perempuan untuk turut berperan dalam kepemimpinan di masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari tugas PKS sebagai pelayan rakyat. Menjadi pemimpin di masyarakat, punya peluang lebih banyak untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat,” pungkasnya. {}









