Trengalek – Ketua Bidang Pekerja Petani Nelayan (BPPN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur angkat bicara terkait anjloknya harga gabah.Ia meminta Pemerintah segera turun tangan.
Ketua bidang BPPN DPW PKS Jawa Timur, Alwi Burhanudin, ST mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa survey di sebagian Kabupaten.Dan menemukan fakta harga gabah anjlok.Sehingga banyak petani yang mengeluh.
“Petani sangat mengeluh dengan anjloknya harga jual gabah kering panen, ” ucapnya kepada wartawan, Senin (5/7/2021).
Alwi yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek ini mencotohkan, harga gabah kering panen per tanggal (28/6) di Kabupaten Bojonegoro Rp 3.000/kg.
Di Kabupaten Ngawi per (30/6) harganya justru lebih tragis, yakni Rp 2.800/kg dan Di Kabupaten Trenggalek Rp 3.200/kg.
“Kami berharap agar pemerintah segera campur tangan persoalan ini.Karena ini menyangkut masa depan petani, khususnya di Jawa Timur, ” imbuhnya.
Alwi menganggap, anjloknya harga gabah adalah persoalan serius dan harus segera dicarikan jalan keluarnya.Karena salah satu kewajiban dari pemerintah adalah membina para petani yang ada di seluruh Indonesia.
Selain itu, Kang Alwi sapaan akrabnya juga berharap agar wacana impor beras dihapuskan.Karena tidak relevan dan melukai hati petani Indonesia.
Menurutnya, sebagai salah satu negara agraris yang sudah banyak pengalaman di sektor pertanian tentu sangat ironis jika harus impor beras.
“Bidang pertanian kita tidak kalah bersaing.Dan juga tidak kekurangan tenaga – tenaga ahli bidang pertanian, ” tutupnya(ags).









