Sebanyak 7 titik Posko Mudik dan 15 Posko Bergerak didirikan oleh PKS Jawa Timur, tersebar diseluruh Jawa Timur. Posko ini disediakan untuk membantu masyarakat yang melakukan mudik kedaerahnya di Jawa Timur. Baik yang memakai kendaraan umum, pengguna kendaraan pribadi, maupun masyarakat sekitar.
Sebagaimana yang disampaikan Arif Hari Setiawan, Ketua Umum PKS Jawa Timur kemarin (15/6) di kantor DPW PKS Jawa Timur, 7 titik Posko Mudik ada di Mantingan (Ngawi), Saradan (Madiun), Jenu (Tuban), Terminal Purabaya (Surabaya), Pom Bensin Balongbendo (Sidoarjo), By Pass Mojokerto, dan Soekarno-Hatta Ketapang-Kademangan (Probolinggo).
Sedangkan untuk Posko Bergerak dilayani dengan Mobil Khidmat yang dapat dengan fleksibel berpindah-pindah. 15 mobil telah disiapkan di Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Blitar, Surabaya, Jombang, Sidoarjo, Ponorogo, Malang, Ngawi, Pasuruan, dan Sumenep serta beberapa kota lain.
Arif menjelaskan Posko Mudik ini akan mulai beroperasi tanggal 22 Juni hingga H+6 setelah hari Raya. Layanan yang diberikan Posko Mudik PKS ini diantaranya menyediakan makanan buka puasa dan sahur gratis, charger HP, pijat capek, tambal ban dan servis ringan, tempat sholat, tempat istirahat, pengobatan gratis, serta ruang laktasi (menyusui) dan arena bermain anak. Di Posko Mudik juga disediakan wi-fi dan aneka informasi seputar mudik.
“Posko mudik ini merupakan penutup program PKS Jawa Timur selama Romadhon ini”, Ujar Arif. Setelah sebelumnya berbagai program telah dilakukan oleh PKS Jawa Timur. Diantaranya adalah Pawai Menyambut Ramadhan, Khataman Al-Qur’an, Lomba Baca Kitab Kuning di 11 Kabupaten/Kota, Takjil on The Road, Peringatan Nuzulul Qur’an, Ngabuburit PKS Muda, Safari Ramadhan, dan beberapa kegiatan lainnya.








