Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Telah wafat dr. M. Ali Arifin pada hari Sabtu, 18 Juli 2020 pukul 18.46 WIB di Sidoarjo karena sakit, pada usia 43 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri, seorang putri, dan seorang putra.

Duka cita mendalam kami rasakan. Salah seorang saudara kami tercinta, pejuang kemanusiaan yang sangat berdedikasi, wafat petang ini. Kembali ke haribaanNya.
dr. M Ali Arifin adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Beliau bukan saja dokter yang mengobati pasien, tetapi juga berada di garis depan dalam tugas kemanusiaan mulai penanganan bencana hingga wabah penyakit. Bersama berbagai organisasi kemanusiaan, beliau turun di lokasi-lokasi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, longsor, dan lain-lain.
Beliau dikenal luas di Sidoarjo karena kiprahnya sebagai Ketua Forum Kabupaten Sidoarjo Sehat (FKSS) yang merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam sosialisasi berbagai program kesehatan, mulai gerakan ODF (open defecation free / gerakan jamban sehat), taman sehat, pasar sehat, kampung sehat. Dokter Ali turun langsung membentuk Forum Komunikasi di kecamatan-kecamatan. Hingga kelompok kerja (pokja) di desa-desa di Sidoarjo. Dengan tangan dinginnya, terbentuklah partisipasi aktif masyarakat. Hingga Kabupaten Sidoarjo masuk ke dalam nominasi nasional Kabupaten Sehat. Dalam penanganan covid-19 di Sidoarjo, sebagai Ketua FKSS beliau aktif terlibat.

Di DPW PKS Jatim, sosok murah senyum ini juga dipercaya sebagai Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat, yang memimpin program Pusat Khidmat PKS, termasuk dalam penanganan berbagai bencana alam di Jawa Timur.

Dalam masa pandemi ini, beliau memimpin Gerakan Nasional Tanggap Bencana (GENTA) Covid-19 PKS Jatim. Sejak awal pandemi, bersama pengurus lain, beliau mengkoordinasikan berbagai upaya pencegahan meluasnya wabah. Mulai dari penggalangan dana, penyemprotan desinfektan, pembagian masker dan hand sanitizer, distribusi sembako, hingga pemberian bantuan APD kepada Rumah Sakit dan Tenaga Kesehatan.


Wajahnya yang teduh, membuat pasiennya luluh. Termasuk anak-anak yang hendak dikhitan di tempatnya, Rumah Khitan Superhero. Unik karena tempat khitan beliau dipenuhi gambar superhero kesukaan anak-anak, menggambarkan kesenangan dr. Ali bersama mereka.

Kini sosok sederhana ini telah wafat. Ketua Umum DPW PKS Jatim Irwan Setiawan merasakan kehilangan yang teramat sangat. “Kami sangat berduka cita atas kepergian Dokter Ali. Sosok dengan pengabdian yang tak kenal henti. Atas nama DPW PKS Jawa Timur kami sampaikan Penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala dedikasi yang beliau berikan kepada partai, kepada ummat, khidmat kepada rakyat, kepada kemanusiaan. Semoga Allah SWT membalas semua amal dan budi baik beliau dengan sebaik-baik balasan di sisiNya,” ujar Irwan dengan terbata.
Selamat Jalan dr. Ali. Semoga Amal Sholih dan pengorbanan beliau diridhai oleh Allah SWT dan semoga almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik di sisiNya.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa’fuanhu..









