SURABAYA (20/9) Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur melakukan kunjungan silaturrahim kepada Wanita Al-Irsyad Jatim di kantornya, JL. KH. Mas Mansyur, kawasan Ampel, Surabaya, pada Kamis sore (19/9/2019).
Rombongan DPW PKS dipimpin oleh Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Hj. Lilik Hendarwati, disertai jajaran pengurus BPKK serta dua anggota DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti dan Aning Rahmawati.
Wakil Ketua Wanita Al-Irsyad Jatim Fatmah Thalib dan Sekretaris Feriyal Bahalwan beserta jajaran pengurus tampak menyambut kehadiran rombongan.
Dalam kesempatan tersebut Lilik menyampaikan terima kasih atas dukungan Wanita Al-Irsyad kepada program-program yang diperjuangkan PKS. “Hari ini kami juga mengajak dua orang anggota legislatif perempuan, Bu Reni dan Bu Aning, sebagai komitmen memperjuangkan aspirasi ibu-ibu Wanita Al-Irsyad di sini,” ujar Lilik di hadapan para pengurus.
Di pertemuan tersebut juga dibicarakan berbagai isu perempuan yang sedang hangat, termasuk Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang kini sedang dibahas DPR RI. “Kami sampaikan pokok-pokok penolakan PKS terhadap RUU P-KS ini. Antara lain tentang kekeliruan terminologi, potensi pelanggaran adat dan norma perkawinan, jika RUU ini disahkan,” ujar Lilik.
Menanggapi hal tersebut, Wanita Al-Irsyad menyampaikan penolakan yang sama, dan menitipkan Petisi Penolakan RUU P-KS yang ditanda-tangani setidaknya 150 anggota Majelis Taklim Wanita Al-Irsyad. Petisi tersebut akan disampaikan kepada Komisi VIII DPR RI bersama dengan tanda tangan penolakan RUU P-KS dari berbagai organisasi dan juga perorangan yang berkeberatan.










