Senin, 20 Juni 2011 | 07:29 WIB
SURABAYA | SURYA – Komisi A DPRD Jawa Timur mempertanyakan pengajuan kuota 1.000 calon pegawai negeri sipil (CPNS) oleh Badan Kepegawaian Daerah. Anggota Komisi A DPRD Jatim, Ahmad Jabir mengatakan, pengajuan CPNS sebanyak itu patut dipertanyakan. Sebab, jika disetujui pemerintah pusat, beban belanja daerah akan semakin besar.
Apalagi, selama ini konstruksi APBD Jatim masih belum menunjukkan kondisi yang ideal, karena anggaran belanja masih lebih besar atau lebih banyak untuk gaji pegawai.
“Dengan rekrutmen kuota 1.000 orang CPNS, akan membuat belanja pegawai membengkak dan menjadikan konstruksi APBD semakin tidak ideal lagi,” ujar Jabir, Minggu (19/6).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menganggap pengangkatan 1.000 pegawai baru untuk menggantikan PNS yang pensiun, belum menunjukkan tingkat urgensinya dalam perekrutan pegawai secara besar-besaran.
“Malah saya curiga, jangan-jangan selama ini pegawai Pemprov Jatim sudah banyak tetapi kualitasnya rendah sehingga terasa masih kurang terus karena banyak pekerjaan tidak terselesaikan dengan baik,” sindir Jabir.








